Help & Support Register Login
AA

Ini 5 Tren Sosial Media Yang Akan Membantu Organisasi Anda di 2016

iqbalhariadi's picture
o-MORNING-RUN-facebook2.jpg

Memahami tren yang sedang berkembang akan membantu kita membuat strategi yang tepat untuk kegiatan yayasan atau organisasi selama 2016. Apalagi jika kita bisa masuk dan 'mengendarai' tren yang ada, kita bisa menarik lebih banyak pendukung dan donatur untuk membuat dampak sosial yang lebih besar.

Kami telah mengumpulkan 5 tren penting yang perlu dipelajari untuk 2016, dan juga aksi yang bisa Anda lakukan untuk memanfaatkan tren tersebut.

1. Website dan Sosial Media: Wajib Mobile Friendly


Fakta: 66% email dibuka melalui smartphone atau tablet. Fakta lainnya: 60% penduduk dunia menggunakan smartphone mereka sebagai sumber utama berinternet ria.

Fakta ini menjadi bukti bahwa saat ini, memiliki komunikasi yang mobile friendly bukanlah opsi, tapi keharusan. Website, email, dan halaman penggalangan dana organisasi Anda harus bisa tampil maksimal di mobile device, atau Anda akan kehilangan calon donatur Anda.

To do: Setiap kali Anda mendesain website atau pesan di sosial media, pastikan tampilannya bagus di semua ukuran layar (Desktop, tablet, maupun smartphone). Buat semua prosesnya lebih mudah bagi supporter dan donatur Anda untuk ikut terlibat.
 
2. Peer to Peer Fundraising


Dengan tingginya penggunaan sosial media dan berbagai platform online fundraising, pendukung organisasi Anda sekarang tidak hanya berdonasi. Mereka dengan mudah bisa terlibat sebagai penggalang dana, dan menjadi "duta" bagi organisasi Anda dengan mengajak teman-temannya berdonasi (peer to peer fundraising).
Dengan tren ini, sekarang sangat penting bagi Anda untuk bisa membentuk komunitas pendukung organisasi yang mau melakukan fundraising untuk Anda.

To Do: Bangun komunikasi yang baik dengan supporter yayasan Anda. Ajak mereka terlibat untuk melakukan fundraising dengan berbagai cara; merayakan ulang tahun, lari maraton 10K, menjual karya seni, atau olahraga ekstrim.

3. Gantikan Teks Dengan Infografis


Saat ini, tidak ada lagi yang membaca laporan panjang tentang organisasi Anda (re: mungkin ada, tapi sangat sedikit). Orang tidak memiliki waktu untuk membaca 4 halaman teks, tapi mereka masih mau membaca 4 gambar infografis.

To Do: Anda harus mulai beralih memberikan informasi dalam bentuk visual, baik dalam bentuk infografis maupun gambar dan foto.
Untuk membuat infografis, Anda bisa menggunakan infogr.am atau piktochart.com. Untuk membuat gambar, Anda bisa menggunakan canva.com atau picmonkey.com


4. Dekati Blogger, Selebtwit, dan Selebgram


Di era sekarang, influencer/buzzer sosial media punya pengaruh yang sangat besar. Seringkali jauh lebih besar dari artis yang tampil di TV. Mereka yang punya pengikut ribuan hingga jutaan bisa membawa lebih banyak dukungan maupun donasi untuk organisasi Anda. Ini saatnya mulai melek dengan mereka yang berpengaruh di sosial media.

To Do: amati blogger/selebtwit/selebgram yang ada dan kenali isu yang mereka pedulikan. Ketika ada momentum yang tepat, mention mereka dan ajak mereka secara terbuka untuk membantu organisasi Anda. Banyak dari mereka yang punya kepedulian besar, dan mencari kesempatan untuk membantu.

5. Kolaborasi, Bukan Kompetisi


Dua tentu lebih baik dari satu. Dua organisasi yang bekerja sama tentu akan menghasilkan dampak yang lebih besar dibandingkan dengan organisasi yang bekerja sendiri. Cari kesempatan untuk berkolaborasi dengan organisasi lain yang bergerak di bidang yang sama maupun yang berbeda, atau bahkan perusahaan dan individu.


To Do: perluas jaringan dengan mengikuti event-event yang semakin banyak di sekitar kita. Cari tahu event di sekitar Anda dengan menggunakan eventbrite.com atau meetup.com.


Itu dia 5 tren sosial media yang penting dipelajari untuk organisasi Anda. Jadikan tren tersebut sebagai landasan untuk membuat strategi sosial media selama satu tahun ke depan. Have a good year ahead!